Minggu, 10 Mei 2009

Cerita Sore Di Asrama


Yuk mari kita intip macam-macam aktivitas yang biasanya dilakukan anak asrama di sore hari sembari menunggu malam yang indah di asrama tercinta. Ini juga untuk menjelaskan bahwa siapa bilang hidup di asrama itu monoton. Ada banyak pilihan rasa yang bisa kita pilih untuk mengusir rasa penat setelah terus memeras otak. Intinya semua ini untuk kita bersantai.

  1. Bermain Sepakbola

Aktivitas yang satu ini digemari sebagian besar astra. Jadi wajarlah klo hampir setiap sore lapangan Bung Hairul selalu ramai. Biasanya mereka memulainya setelah shalat ashar. Kadang-kadang tidak peduli dengan cuaca. Mau panas kek, gerimis kek, hujan lebat kek, hujan panas kek. Yang penting bolanya ada, hajar saja. Biasanya juga mereka bermain tanpa menggunakan sepatu alias nyeker. Padahal lapangan Bung Hairul terdapat banyak ranjau. Ada duri putri malu, ada besi cor yang nongol, ada batu-batu. Kan kaki jadi atit…. But, masa bodohlah, yang penting maen…..

  1. Bermain Voli

Aktivitas yang satu ini juga tidak kalah rame dari bermain bola. Ada astra juga astri. Dalam hal bermain voli ini, ada 2 kendala besar yaitu malas memasang net dan malas melepas net. Tapi kendala yang besar tersebut menjadi sangat kecil bila dibandingkan hasrat untuk bermain voli.

  1. Lari/jalan Sore

Ini biasanya dilakukan oleh mereka yang ingin sedikit santai. Maklumlah dengan lari sore, kita sekalian bisa liet-liet pemandangan indah di sekitar asrama. Saling bertukar cerita dengan teman sambil lari2 kecil lumayan mengurangi rasa jenuh. Apalagi misalnya cuaca teduh denga angin sepoi-sepoi. Wuih, uenak tenan. Trek untuk lari sore ini umumnya dari asrama ke topas. Di topas kita bisa duduk-duduk santai. Ada juga loh yang lari sorenya sampai ke tirta tapta. Tapi, ini jarang terjadi.

  1. Nonton TV

Bila anda telah mandi sore dan enggan untuk beraktivitas yang menguras keringat, nonton TV adalah alternatifnya. Duduk santai di kursi sambil minum secangkir kopi/susu/air putih. Tekan tombol ON. Dan carilah acara televise yang anda senangi. Tapi juga harus memikirkan penonton yang lainnya. Maklumlah, TV menjadi barang langka di asrama. Paling sering adalah acara yang lucu2 dan berita. Acaara gossip?? Maaf aja, enggak anak asrama banget deh…

  1. Nyuci Baju

Jangan meremehkan mereka yang memilih pilihan aktivitas mencuci baju di sore hari. Ini juga olahraga. Memperbesar otot tangan juga megasah kecepatan tangan. Tapi penggemar olahraga ini di sore hari tidak banyak. Umumnya ini hanya dilakoni oleh mereka yang kepepet tidak punya stok baju lagi. Bila dilakukan dengan penuh penghayatan dan dengan prosedur yang dianjurkan oleh para ahli, kita akan mendapatkan sensasi yang wah setelah selesai mencuci baju. Dimulai dari proses perendaman, trus menyikat baju sambil dengar musik, dilanjutkan dengan memeras yang kemudian direndam dengan pewangi aroma terapi. Idih, nggak nahan deh pokoknya. Apalagi pas menjemurnya. Ini ajang melatih ketepatan penglihatan kita. Masalahnya kita harus pandai-pandai memilih ruang kosong di tali jemuran. Dan yang paling melegakan hati ialah ketika jemuran dipastikan kering. Jadi, mari kita lestarikan aktivitas mencuci baju.

  1. Ngumpul-ngumpul

Mereka yang senang ngumpul-ngumpul biasanya nongkrong di sekitar lapangan voli dan bola. Bisa saling bercengkerama sambil menikmati yang lainnya bermain bola/voli. Terkadang juga sambil membawa cemilan. Kalo udah ngumpul2, bisa sling curhat atau cerita yang sedih2 atau ketawa-ketawa karena cerita lucu. Tapi kebanyakan ketawa-ketawanya kok. Anak asrama gitu loh…

  1. Tidur

Aktivitas ini kemingkinan dilakukan karena 3 alasan. Pertama karena emang hobi, kedua karena kecapean, dan ketiga karena gak mau rugi. Mereka yang melakukannya karena hobi tidak bisa mutlak disalahkan. Yang namanya hobi itu selalu memberikan kesenangan tersendiri bagi yang bersangkutan. Nah, klo yang melakukannya karena capek bisa dimaklumilah. Capek biasanya bikin ngantuk. Dan obat yang paling mujarab untuk ngantuk adalah tidur. Capeknya mungkin karena kecapean setelah mencuci atau capek setelah membaca novel (ktiduran). Ini nih yang golongan cerdas, yaitu tidur karena ga mau rugi. Karena malamnya hanya tidur sebentar jadi mereka membayar tuntas di sorenya. Hutang nyawa bayar nyawa, hutang tidur dibayar tidur. Simple kan….

  1. Belajar/ngerjain tugas

Waduh, klo yang ini kayak buah simalakama. Dimakan mati ibu, ga dimakan mati bapak. Diceritain susah menceritakannya, ga diceritain toh realitanya emang ada. Tapi ada kok yang memanfaatkan sore yang indah untuk belajar. Ini golongan expert, kaum minoritas. Hmmm… apapun itu nikmati aja aktivitas anda…

  1. Nyari makan

Terkadang kita juga mau dong mencoba makanan2 yang jarang bahkan tidak pernah ditemui di menu asrama. Makanya, sore hari dimanfaatkan untuk mereka2 yang mau cari makanan. Tujuannya kebanyakan adalah ke simpang 3 Pemali. Ada yang pergi bergerombolan, ada juga yang berduan menikmati indahnya jalan kenangan. Ada sate lontong, nasi goreng, juga mie ayam. Kalau udah begini biasanya pas makan malam mereka absen. Meskipun sering juga makan diluar, menu asrama tetap yang ter-oke. Buktinya udah jelas, 3 tahun makan menu asrama mengantarkan anak-anak asrama menjadi orang2 yang hebat. Perguruan Tinggi favorit mana coba yang ga ada anak asramanya.

Ya, itu tadi berbagai macam aktivitas sore di asrama. Cerita indah dikala senja. Semuanya menghadirkan sensasi yang luar biasa. Suka tidak suka, inilah yang asrama berikan untuk selalu berusaha membuat kita tidak merasa bosan di rumah kedua kita. Selanjutnya mari kita pikirkan apa yang akan kita berikan untuk asrama biar nanti orang-orang akan merasa rugi bila tidak belajar disini. (by : x)


Sabtu, 09 Mei 2009

Ternyata Ayah Itu Menakjubkan!

Sebenarnya tadi mau nulis postingan yang judulnya "Pengganti Ayah di Asrama". Jadi saya coba2 mencari ide segar tentang seorang ayah di google. Eh, ga taunya nemuin bacaan bagus tentang hebatnya seorang ayah. So, silahkan nikmati apa yang saya hidangkan ini, "Ternyata Ayah Itu Menakjubkan!"...

Ayah ingin anak-anaknya punya lebih banyak kesempatan daripada dirinya, menghadapi lebih sedikit kesulitan, lebih tidak tergantung pada siapapun dan (tapi) selalu membutuhkan kehadirannya.

Ayah hanya menyuruhmu mengerjakan pekerjaan yang kamu sukai.

Ayah membiarkan kamu menang dalam permainan ketika kamu masih kecil, tapi dia tidak ingin kamu membiarkannya menang ketika kamu sudah besar.

Ayah tidak ada di album foto keluarga, karena dia yang selalu memotret.

Ayah selalu tepat janji! Dia akan memegang janjinya untuk membantu seorang teman, meskipun ajakanmu untuk pergi memancing sebenarnya lebih menyenangkan.

Ayah akan tetap memasang kereta api listrik mainanmu selama bertahun-tahun, meskipun kamu telah bosan, karena ia tetap ingin kamu main kereta api itu.

Ayah selalu sedikit sedih ketika melihat anak-anaknya pergi bermain dengan teman-teman mereka. Karena dia sadar itu adalah akhir masa kecil mereka.

Ayah mulai merencanakan hidupmu ketika tahu bahwa ibumu hamil, tapi begitu kamu lahir, ia mulai membuat revisi.

Ayah membantu membuat impianmu jadi kenyataan bahkan diapun bisa meyakinkanmu untuk melakukan hal-hal yang mustahil, seperti mengapung di atas air setelah ia melepaskanya.

Ayah mungkin tidak tahu jawaban segala sesuatu, tapi ia membantu kamu mencarinya.

Ayah mungkin tampak galak di matamu, tetapi di mata teman-temanmu dia tampak lucu dan menyayangi.

Ayah sulit menghadapi rambutnya yang mulai menipis…. jadi dia menyalahkan tukang cukurnya menggunting terlalu banyak di puncak kepala (*_~).

Ayah akan selalu memelihara janggut lebatnya, meski telah memutih, agar kau bisa “melihat” para malaikat bergelantungan di sana dan agar kau selalu bisa mengenalinya.

Ayah selalu senang membantumu menyelesaikan PR, kecuali PR matematika terbaru.

Ayah lambat mendapat teman, tapi dia bersahabat seumur hidup.

Ayah benar-benar senang membantu seseorang… tapi ia sukar meminta bantuan.

Ayah terlalu lama menunda untuk membawa mobil ke bengkel, karena ia merasa dapat memperbaiki sendiri segalanya.

Ayah di dapur. Membuat memasak seperti penjelajahan ilmiah. Dia punya rumus-rumus dan formula racikannya sendiri, dan hanya dia sendiri yang mengerti bagaimana menyelesaikan persamaan-persamaan rumit itu. Dan hasilnya?…. mmmmhhh…” tidak terlalu mengecewakan” (^_~).

Ayah akan sesumbar, bahwa dirinyalah satu- satunya dalam keluarga yang dapat memasak tumis kangkung rasa barbecue grill. (*_~).

Ayah mungkin tidak pernah menyentuh sapu ketika masih muda, tapi ia bisa belajar dengan cepat.

Ayah sangat senang kalau seluruh keluarga berkumpul untuk makan malam… walaupun harus makan dalam remangnya lilin karena lampu mati.

Ayah paling tahu bagaimana mendorong ayunan cukup tinggi untuk membuatmu senang tapi tidak takut.

Ayah akan memberimu tempat duduk terbaik dengan mengangkatmu dibahunya, ketika pawai lewat.

Ayah tidak akan memanjakanmu ketika kamu sakit, tapi ia tidak akan tidur semalaman. Siapa tahu kamu membutuhkannya.

Ayah menganggap orang itu harus berdiri sendiri, jadi dia tidak mau memberitahumu apa yang harus kamu lakukan, tapi ia akan menyatakan rasa tidak setujunya.

Ayah percaya orang harus tepat waktu. karena itu dia selalu lebih awal menunggumu di depan rumah dengan sepeda tuanya, untuk mengantarkanmu dihari pertama masuk sekolah

AYAH ITU MURAH HATI…..

Ia akan melupakan apa yang ia inginkan, agar bisa memberikan apa yang kamu butuhkan…. .

Ia membiarkan orang-orangan sawahmu memakai sweater kesayangannya. ….

Ia membelikanmu lollipop merk baru yang kamu inginkan, dan ia akan menghabiskannya kalau kamu tidak suka…..

Ia menghentikan apasaja yang sedang dikerjakannya, kalau kamu ingin bicara…

Ia selalu berfikir dan bekerja keras untuk membayar spp mu tiap semester, meskipun kamu tidak pernah membantunya menghitung berapa banyak kerutan di dahinya….

Bahkan dia akan senang hati mendengarkan nasehatmu untuk menghentikan kebiasaan merokoknya.. .. Ayah mengangkat beban berat dari bahumu dengan merengkuhkan tangannya disekeliling beban itu….

Ayah akan berkata “tanyakan saja pada ibumu” ketika ia ingin berkata “tidak”.

Ayah tidak pernah marah, tetapi mukanya akan sangat merah padam ketika anak gadisnya menginap di rumah teman tanpa izin

Dan diapun hampir tidak pernah marah, kecuali ketika anak lelakinya kepregok menghisap rokok dikamar mandi.

Ayah mengatakan “tidak apa-apa mengambil sedikit resiko asal kamu sanggup kehilangan apa yang kamu harapkan”

Pujian terbaik bagi seorang ayah adalah ketika dia melihatmu melakukan sesuatu persis seperti caranya….

Ayah lebih bangga pada prestasimu, daripada prestasinya sendiri….

Ayah hanya akan menyalamimu ketika pertama kali kamu pergi merantau meningalkan rumah, karena kalau dia sampai memeluk mungkin ia tidak akan pernah bisa melepaskannya.

Ayah mengira seratus adalah tip..; Seribu adalah uang saku..; Gaji pertamamu terlalu besar untuknya…

Ayah tidak suka meneteskan air mata …. ketika kamu lahir dan dia mendengar kamu menangis untuk pertama kalinya, dia sangat senang sampai-sampai keluar air dari matanya (ssst..tapi sekali lagi ini bukan menangis). Ketika kamu masih kecil, ia bisa memelukmu untuk mengusir rasa takutmu…ketika kau mimpi akan dibunuh monster… tapi…..ternyata dia bisa menangis dan tidak bisa tidur sepanjang malam, ketika anak gadis kesayangannya di rantau tak memberi kabar selama hampir satu bulan.

Kalau tidak salah ayah pernah berkata :” kalau kau ingin mendapatkan pedang yang tajam dan berkwalitas tinggi, janganlah mencarinya dipasar apalagi tukang loak, tapi datang dan pesanlah langsung dari pandai besinya. Begitupun dengan cinta dan teman dalam hidupmu,jika kau ingin mendapatkan cinta sejatimu kelak, maka minta dan pesanlah pada Yang Menciptakannya”

Untuk masadepan anak lelakinya Ayah berpesan: “jadilah lebih kuat dan tegar daripadaku, pilihlah ibu untuk anak-anakmu kelak wanita yang lebih baik dari ibumu , berikan yang lebih baik untuk menantu dan cucu-cucuku, daripada apa yang yang telah ku beri padamu”

Dan untuk masa depan anak gadisnya ayah berpesan: “jangan cengeng meski kau seorang wanita, jadilah selalu bidadari kecilku dan bidadari terbaik untuk ayah anak-anakmu kelak! laki-laki yang lebih bisa melindungimu melebihi perlindungan Ayah, tapi jangan pernah kau gantikan posisi Ayah di hatimu”

Ayah bersikeras,bahwa anak-anakmu kelak harus bersikap lebih baik daripada kamu dulu….

Ayah bisa membuatmu percaya diri… karena ia percaya padamu…

Ayah tidak mencoba menjadi yang terbaik, tapi dia hanya mencoba melakukan yang terbaik….

Dan terpenting adalah… Ayah tidak pernah menghalangimu untuk mencintai Tuhan, bahkan dia akan membentangkan seribu jalan agar kau dapat menggapai cintaNya, karena diapun mencintaimu karena cintaNya.

Dan untuk semua yang sedang merindukan Ayah, ssssssssttt…!

Tau gak siii? Ternyata ayah itu benar-benar MENAKJUBKAN

Sumber (http://www.krenungan.org/wordpress/?p=452)


Rabu, 06 Mei 2009

Ady Mengkara, Derita Absen Pertama


Bila nanti anda ingin memberi nama pada anak anda, sebaiknya baca dulu tulisan berikut ini. Paling tidak anda bisa belajar dari pengalaman-pengalaman mereka ini. Tersebutlah seseorang yang bernama Ady Mengkara. Inilah kisah tragis dari Ady Mengkara alias Amenk. Di 4th ia adalah pemegang sah absen pertama. Dan itu adalah suatu kebanggaan tentunya. Tapi, ibarat pepatah karena nila setitik rusak susu sebelanga. Segala kebanggaan tersebut akan berbalik menjadi teror karena secuil masalah. Terserah pepatahnya nyambung ato ga, EGP. Kebanggaan karena pemegang urutan absen pertama seakan tidak berarti bila mengikuti pelajaran-pelajaran yang menjadi momok bagi anggota 4th pada umumnya. Pelajaran-pelajaran apakah itu?. Salah satunya sudah pasti dengan jelas tanpa ragu dan mutlak dengan yakin pula, adalah pelajaran kimia. OHaaaaa.. OHaaaaaa…

Di 4th, pelajaran kimia di sekolah diberikan oleh Bapak Ali Hadi. Jadi Pak Ali ini mempunyai kebiasaan memberikan pertanyaan kepada siswanya. Dan siswa yang beruntung diberikan kehormatan untuk menyelesaikan soal pertanyaan tersebut ke depan kelas. Dan kebiasaan Pak Ali ini adalah menunjuk siswa dari urutan absen. Ketebaklah bahwa Amenk yang sering ditunjuk duluan untuk maju. Hal ini terus berulang secara periodik. Jadi bila udah masuk pelajaran kimia dan melihat Pak Ali udah menggenggam absen, mulailah Si Amenk krasak-krusuk kesana kemari ga karuan. Keringat dingin udah mulai keluar dari semua celah tubuhnya. Ntah ia gugup ato takut ato gembira, ga jelaslah pokoknya. Sebenarnya teman-teman yang lainnya juga gemetaran ketakutan, takut-takut nama mereka juga dipanggil. Tapi setidaknya mereka akan merasa lebih aman bila ada Amenk.

Lalu majulah Amenk di depan kelas dengan PD. Maksudnya bukan Percaya Diri tapi Penuh Depresi. Sementara Amenk sibuk sendiri di depan kelas mengerjakan soalnya, teman-teman yang lain tidak kalah sibuk bertanya jawabannya ke mereka-mereka yang lebih paham. Biasanya perhatian tertuju kepada Maxrizal, Dimaz, Dirgan, Ismi, dan Rica. Yup, mereka master-master kimia di 4th. Meskipun Pak Ali ini hobi memanggil berdasarkan urutan absen, ternyata ada pengecualian untuk Syahroni. Biarpun Syahroni adalah urutan ke-34, namanya juga terbilang cukup sering dipanggil Pak Ali. Ntah karena ia terlalu kalem atau emang ada hubungan emosional dengan Pak Ali. Dan jangan salah, misal menyebutkan tentang kimia dan Pak Ali, Syahroni adalah legenda hidup di 4th. Legenda hidup yang punya kenangan dengan Pak Ali saat di tunjuk ke depan (bagian ini di sensor).

Kembali ke Amenk tadi. Ternyata bukan hanya di kimia Si Amenk “menderita”. Di pelajaran Pak Suherwan ia juga primadona. Primadonanya Pak Suherwan. Setiap kali praktek olahraga, ia adalah yang pertama kali kena giliran. Pokonya kasian banget dengan Amenk. Jadi ga tega menceritakannya. Tapi tunggu dulu. Absen pertama juga tidak selamanya buruk. Ada sisi enaknya juga. Enaknya pas di asrama lagi pembagian jatah. Jatah sepatu, jatah seragam sekolah, jatah selimut, jatah, bantal. Mungki inilah penghibur untuk Amenk. Menk, legowo…… (by : x)

5 Tempat (paling) Fenomrnal diasrama


Mungkin inilah beberapa tempat di asrama yang menjadi saksi bisu segala aktivitas kita selama masih di asrama. Bisa dibilang yang paling fenomenal, karena tempat-tempat ini menjadi primadona bagi anak-anak asrama. Juga bisa dibilang karena ada banyak cerita dan kenangan di tempat-tempat ini. Tentunya, anda-anda semua mempunyai penilaian yang berbeda.

  1. GSG

Di gedung inilah kebanyakan aktivitas dilakukan. Sebagian besar adalah aktivitas-aktivitas yang paling penting bagi anak asrama, yaitu nonton TV, makan, main bulutangkis/tenis meja/takraw, dan nerima tamu. Dulunya sih tempat ini juga sebagai ruang kerja Pak Calo alias bengkel sepeda. Jadi ga heran lah GSG sulit untuk dilupakan. Inilah gedung pertama yang kita (umumnya) masuki saat baru pertama kali masuk asrama. Jadi, sebenarnya GSG adalah awal penilaian kita terhadap asrama secara keseluruhan. Jadi, andai orang liet kondisi GSG aja udah ga nyaman, bisa2 mereka mencap asrama emang ga nyaman. Jadi, percantiklah GSG….

Bukan hanya itu saja, di gedung ini juga ada 2 ruangan yang vital untuk kondisi emergency. Ruangan tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah WC. Yoi, terkadang saat krisis air atau WC di asrama penuh, inilah WC alternatif. Sisi menarik dari GSG ini adalah ruang makan yang multifungsi. Selain bisa digunakan untuk makan, juga bisa untuk belajar. Ada yang belajar berkelompok dan ada yang sendiri. Dan juga ada yang belajar berduaan, belajar mengarungi hidup alias eng ing eng…. Ya udah ngertilah semua….

  1. Diklat (Ruang Les)

Nah, ruang ini jelas sulit dilupakan. Dulunya digunakan sebagai tempat les. Pulang sekolah jam 2 trus jam 3 ampe 5 langsung les, duduk manis di ruang ini. Malemnya, ruang ini juga dipakai untuk mereka yang ingin belajar dengan suasana yang sepi. Atau juga bagi mereka yang ingin sepi-sepian. Selain itu, ruang diklat ini juga digunakan sebagai ruang rapat anak2 asrama. Sekarang ruangan ini berubah fungsi menjadi asrama untuk anak-anak kelas 1. Diklatku, ruang lesku, kini tinggal kenangan….

  1. Koridor Cinta

Hohoho…. Walaupun koridor ini lebih sering digunakan sebagai tempat untuk berbaris sebelum makan, tidak berarti koridor ini bernama koridor makan. Koridor ini lebih tenar disebut koridor cinta. Kenapa koridor cinta??? Hmmm… mungkin di bagian lain aja kita bahas,,. Koridor ini sangat vital keberadaannya. Merupakan penghubung antara Astri 2&3, Astra 2&3, dan GSG. Koridor ini juga seru dijadikan uji nyali. Silakan mencoba berjalan di koridor ini sendirian jam 12 malam jumat kliwon tanggal 13 saat hujan petir dan bunyi lolongan anjing. Lumayan seremlah. Koridor cinta biasanya mendadak ramai pada jam-jam selesai makan, terutama makan malam. Dan entah kenapa bila berduaan berjalan dari GSG ke asrama melewati koridor cinta ini, bisa memakan waktu yang relatif lama, bahkan bisa berjam-jam. Padahal secara logika, 2 menit aja nyampe. Ya, mungkin ini penyimpangan fisika. Terserah anda menganut teori yang mana.

  1. Lapangan Voli

Namanya juga lapangan voli, tentunya ini adalah tempat kita-kita main voli. Tapi yang bikin berkesannya tempat ini adalah karena lapangan ini sering dipake anak asrama buat kumpul2. Baik itu saat merayakan ultah atau juga sebagai tempat sharing (unek-unek). Nah, biasanya tidak jarang klo udah kumpul2 dilapangan voli ini, bisa tahan sampai tengah malam. Maklumlah, melepas lelah setelah seharian disobukkan dgn aktivias asrama. Ada juga anak asrama yang cerdas memanfaatkan tempat ini sebagai tempat memandang bintang-bintang dilangit bersama teman dekatnya (pacar maksudnya).

  1. Gedung Casiterite

Gedung perpisahan. Gedung kenangan. Gedung tempat mendengarkan pesan dan kesan perwakilan teman seangkatan selama 3 tahun tinggal di asrama. Tempat menyaksikan mereka menangis. Duh, di gedung inilah mungkin kita bisa melihat teman kita yang sebelumnya tidak pernah kita lihat ia menangis, akhirnya menangis juga. Intinya, casiterite adalah tempat “pelepasan” secara resmi bagi mereka2 yang akan keluar dari asrama (lulus).

Gedung ini lumayan besar. Ukuran pastinya sih ga tau. Pokonya klo dijadikan tempat maen futsal, kira-kira dapetlah 3 lapangan futsal. Segitulah kira-kira ukurannya. Sepertinya gedung ini juga cocok dijadikan tempat pengungsian misal terjadi bencana banjir di Pemali, paling tidak untuk anak asrama. Juga tentunya dengan syarat, gedungnya tidak ikut kebanjiran.

Itulah tempat-tempat yang cukup fenomenal dikalangan anak asrama. Tentunya masih banyak tempat-tempat lainnya. Sebut saja seperti lapangan sepakbola Bung Khaerul. Atau anda punya nominasi tersendiri????(by : x)

Selasa, 05 Mei 2009

Untuk Dia dan Penyakitnya.... (puisi by Eka 6th)

Tuhan,semoga dia baik2 saja...
amin...

ya Tuhan,cinta ini kembali mengusik rasaku...
di saat aku udah bisa bilang 'TIDAK",,, dia kembali...
balik lagi mencuri hari2 ku,
perhatian ku,
yang selalu membuat aku terus2terbang..seakan2 diberi baling2 bambu oleh doraemon...
terbang bersama human torch...

Tuhan,semoga dia baik2 saja...
amin...


buat Mr. yang dulu ku anggap Mr. Right One...
kau tau,aku selalu tidak bisa kalau
kamu sakit,
terluka,
meminta,
mengharapkan aku,
tapi aku sungguh tak tahu harus berbuat apa..

Tuhan,semoga dia baik2 saja...
amin...


Tuhan,aku benar2 pada titik dimana aku dimana ketegasan aku ataukah hati aku yang harus aku menangkan...
aku bingung..
aku selalu bingung...
kemarin gejala lupus,
kemarin radang tengorokan,
kemarin kecelakaan,
tahukah kamu: aku sangat khawatir...
detik ini pun saat kau kabarkan kau terkena 'penyakit' yang lain lagi,yang aku tahu bagaimana penyakit itu, aku menangis dalam hati...
aku kan mencari tahu segala hal tentang penyakit itu, diagnosis bandingnya,manifestasi kliniknya,aku benar2 ingin membuktikan kalau kamu tidak sakit .kau akan baik2 saja,

Tuhan,semoga dia baik2 saja...
amin...


aku akan menemani kamu,
menenangkan kamu,
mengatakan padamu: semuanya akan baik2 saja
tenang saja, aku kan disampingmu,
walau kau dan aku tidak saling memiliki lagi...
Tuhan, satu hal yang aku pinta,jagalah dia saat aku tak disampingnya,saat aku tidak lagi bisa memanggilnya dengan panggilan:kekasih.
disaat tawanya mungkin bukan lagi milikku,
dia sendiri,aku sendiri,mengapa kami tak bersama saja lagi?
sampai saat inipun,aku tak bisa menjawabnya..
hingga semuanya kan kembali seperti dahulu..

Tuhan,semoga dia baik2 saja...
amin...


telalu banyak yang harus kita perbaiki..
semoga saja...
Butterfly terbanglah tinggi
Setinggi anganku untuk meraihmu
Memeluk batinmu yang sama kacau
Karna merindu
Butterfly fly away so high
As high as hopes I pray
To come and reach for you
Rescuing your soul
that previous messed up touching me and you

Tuhan,semoga dia baik2 saja...
amin...


aku kan menenangkanmu, walaupun saat ini pun,aku tak tenang....
believe me,everything is gonna be alright....
bila perlu, seluruh duniapun akan ku buat tenang,
tenang,
hening ,
agar kau bisa terlelap,
bermimpi,
dan ketika kau sadar, kau hanya ingat bermimpi,
dua mimpi yang berbeda,
mimpi buruknya,penyakit itu..
mimpi indahnya,aku bersamamu....

Senin, 04 Mei 2009

Api Unggun VS Kembang Api


Api unggun

Siapa pun dijamin pasti ingat kan dengan api unggun..... mungkin api unggun menjadi sangat berkesan karena merupakan simbol awal bahwa kita di terima di keluarga besar yang hangat ini (malam puncak mos) , sebagai tanda diterimanya kita untuk tinggal bersama dan sebagai tanda perpisahan kita untuk sementara......banyak kejadian yang tak terlupakan ketika api unggun... ketika awal rasa takjub ketika pertama kali melihanya, rasa lega karena mos akhirnya berakhir....juga rasa kekeluargaan yang ditandai dengan saling memaafkan.......
Dan ketika akhir.....simbol rasa sedih karena harus meninggalkan semuanya... asrama dan keluarga....simbol suatu semangat untuk menuju dunia baru.... dan simbol kasih sayang yang hangat.... namun terlepas dari itu semua.... ada juga lo.... beberapa orang yang memanfaatkan momen api unggun ini sebagai kesempatan untuk membagi rindu....hahah..ya..mereka adalah...beberapa pasangan asrama...hahah......(ayo ngaku yang punya pasangan...)

Pada saat api unggun banyak kejadian lucu juga lo...mulai dari permainan yang disiapkan oleh panitia kegiatan yang cukup garing....(jangan marah y panitia kegiatan.... aku anak kegiatan juga kok 2 tahun perpisahan)....atau ada juga astri2 dan astri1 yang nyanyi untuk astri 3 walupun suaranya kemana-mana.....hhahah(perpisahan angkatan 5).......api unggun memang sangat berkesan kita rela tidak tidur semaleman untuk sesuatu yang disebut KELUARGA.......so sweet...

Kembang Api.

Ini ni…. Satu lagi yang seru kembang api…. Waktu kelas 1 dak nyangka lo… ade acara kaya gini….. acara yang seru banget……ajang maaf-maafan juga sebelum libur lebaran…. Siapa tau kan klo ga ketemu pas lebaranya……. Acara ini ditambah meriah dengan pembacaan testi ..yang gokil….atau kadang-kadang buka aib….. hhahaha……ini juga ajang kumpul-kumpul melepas kepenatan dari kegiatan sekolah dan asrama….. acara ini adalah hasil kerja keras sekbid kesenian OSIA…….dan berjalan sukses dengan dukungan semuanya….kembang api ini juga digunakan sebagai acara pemberian hadiah dari serangkaian lomba yang diadakan selam bulan ramadhan…..

Waktu kelas dua… ada gossip juga loh… klo kembang api ini mau ditiadakan…. Tapi akhirnya itu Cuma jadi gossip belaka…. Karena acara ini bukan hanya sebagai ajang senang-senang atau membakar uang tapi juga sebagai ajang silahturahmi dan hiburan…..selain itu… ga sedikit juga lo…. Cinta yang bersemi di kembang api…….hahaha………setiap orang dibagikan beberapa kembang api dan dimainkan bersama….malem itu asram jadi terang ditengah kegelapan…. Agin malam pun seakan menjadi hangat dengan tawa dan senyum sebuah keluarga…. Indah banget ya…..jadi kangen……

Nah itu tuh… dua moment yang paling indah diasrama… pilih yang mana hayo yang paling berkesan? Mungkin sekali-kali buat alumni harus juga y dibuat lagi…. Untuk ajang reunian… atau diadakan bareng aja kembang api plus api unggun… pasti seru……asal jangan bakar orang aja ya…….

Buat keluarga ku semua, I miss u Allll Love u (by: Ica 6th)


Sabtu, 02 Mei 2009

Dedicated to 1st generation, Didedikasikan untuk kakak tertua, angkatan 1


Dedicated to 1st generation, didedikasikan untuk kakak tertua, angkatan 1. Pertama, dengan penuh rasa hormat, terima kasih kepada kakak2 angkatan 1 atas segala yang telah diberikan kepada adik-adiknya. Atas segala bimbingan, pelajaran, dan bantuan agar adik2nya selalu mendapatkan yang terbaik. Ini kisah dari kami tentang kakak…

Dahulu kala, kali pertama pergi merantau ke negeri orang untuk bimbel menghadapi ujian masuk perguruan tinggi, semuanya terasa lebih mudah. Meskipun disana tidak ada sanak keluarga, kita tidak bingung lagi, semua terasa sudah ada jaminan. Mulai dari pendaftaran bimbel, penjemputan, hingga tempat tinggal sudah diurusi oleh kakak kelas. Hal ini menjadi semacam kewajiban bagi para kakak kelas tiap tahunnya dalam rangka menyambut alumni-alumni yang baru. Dan tidaklah berlebihan bila kita mengatakan semuanya ini adalah buah tangan dari kakak2 angkatan 1. Merekalah aktor utama yang menciptakan kondisi seperti ini. Merekalah yang punya andil besar sehingga kita-kita yang baru lulus SMA bisa menikmati kemudahan-kemudahan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi.

Adalah sangat pantas bila kita beri apresiasi atas jasa-jasa mereka. Coba bandingkan keadaan kita sekarang dengan mereka dulunya saat keluar dari asrama dan ingin melanjutkan ke luar. Okelah untuk yang mempunyai keluarga di luar, tapi bayangkan mereka yang tidak punya keluarga. Ingat, mereka adalah angkatan 1, yang pertama lulus. Tentunya relative lebih sulit ketimbang kita yang sudah bisa memperoleh akses-akses dari kakak kelas. Mungkin karena sadar akan kesulitan tersebut membuat mereka bertekad bahwa nanti adik-adiknya tidak harus mengalami kesulitan seperti mereka. Dimata kami, itu sungguh sesuatu yang berarti, penunjukan rasa bertanggungjawab yang begitu hebat terhadap adik-adiknya.

Selain itu juga, kerja keras mereka mampu menjadi inspirator dan motivatior bagi adik-adiknya. Entah disadari atau tidak, keberhasilan kakak2 angkatan 1 kita ini menembus olimpiade sains tingkat nasional menjadi suatu dorongan bagi adik-adiknya untuk bisa seperti mereka. Juga dengan keberhasilan mereka menembus perguruan-perguruan tinggi favorit sedikit banyak telah menginspirasi adik-adiknya bahwa ternyata kita juga bisa.

Nah, untuk semua angkatan yang masih muda-muda tentunya kita setuju kini mereka tidak seharusnya lagi kita pusingkan atau kita buat capek untuk mengurusi permasalahan semacam mengurusi pendaftaran bimbel atau semacamnya. Kita yang muda lah yang harus banyak bertindak. Mereka telah membuka jalan, dan giliran kita melebarkan jalan tersebut. Setidaknya kita tunjukkan bahwa mereka memiliki adik-adik yang hebat seperti mereka.

Itu tadi salah satu dari sekian banyak yang telah diberikan kakak tertua kita. Tenang saja, mereka tidak menuntut imbalan uang, tidak pula karena ingin tenar. Tapi juga tidak salahnya, kita para adik-adik ini sekedar mentraktir makan meski hanya 1 porsi. Dan walaupun dengan 1 porsi tersebut tidak akan pernah cukup membalas jasa-jasa mereka, setidaknya kita sedikit bisa melihat mereka tersenyum. Ya, sudah seharusnyalah kita malu bila tidak mengenal mereka, kakak tertua kita. (by : x)

"3M (Most Memorable Moment) Between Us" season 2.episode 1


I'm back !
Ok, seperti apa tanggapan terhadap tulisan saya yang pertama?
silahkan berkomentar apa saja, that's your rights, bro!, gak masalah,sepanjang yang anda ungkapkan tidak menyinggug SARA, Pornografi atau hal-hal apa saja yang dapat memicu "keributan", let's speak up!. Nah, kali penulis ingin berbagi kisah yang sekarang menjadi kenangan yang manis untuk diceritakan kembali.

Kali ini, penulis ingin menyambung lagi cerita yang sempat terputus di season pertama,sempat to be continued, dan kini kita memasuki bagian ke dua. Seperti apa ceritanya ? Sebenarnya setiap angkatan, tentu memiliki cerita,kehebohan,suka,tangis tersendiri tentang prosesi ending atau klimaks dari yang saya sebut "The Jurit Night" (tulisannya bener ?). Gak tahu kenapa, bagi penulis, dari serangkaian acara,kegiatan...untuk bagian yang satu ini, memang telah meninggalkan kenangan tersendiri yang terkadang sulit diungkapkan dengan kata-kata seperti apa rasanya ketika melewati dari awal hingga akhirny yang berakhir,happy ending...
Ok, tak ingin berlama-lama, takutnya ntar malah disangka "BerLLE", so akan penulis ceritakan..
Malam itu...(lupa tanggal berapa, hari apa pada pertengahan tahun 2004)
Semua dari anak-anak angkatan 5, termasuk jug penulis, tapi kali ini dengan setting kejadian yang hanya terbatas pada batas demarkasi astri (karena berhubung saat itu penulis tidak juga sedang berada di wilayah kekuasaan astra), terdengar hiruk pikuk dari arah kamar 4 astri 1 yang didalamnya ternyata telah berkumpul segenap pasukan astri 1 5thGenz. Bukan night party, ulang tahun seseorang, ataupun apa yang sedang saat itu tengah mereka rayakan, tapi tak lebih dari sebuah upaya refleksi dari titik awal "kebebasan" mereka, dari serangkaian dalam beberapa hari kemarin, mereka berada dalam kawah "candradimuka" penggodokan bagi setiap insan-insan asrama.

Nothing spesial memang. Minimal dengan sajian makanan ala kadarnya,sumbangan dari masing-masing personal penghuni kamar, ikut meramaikan suasana pada saat itu.Ada yang saling bercerita hal-hal apa saja yang mereka rasakan,alami, baik itu memalukan,bikin nangis, atau sekedar pengen ngamuk dalam hati.Tapi ya,itulah realitanya. Cekikan,gelak tawa yang mungkin membahana hingga astra, benar-benar menjadi tanda, bahwa kini mereka telah "MERDEKA".
Hingga, pesta pun usai, dengan harapan bahwa besok mereka akan memulai sebuah hari yang baru, dengan atribut bahwa kini,mulai saat itu mereka tengah dikukuhkan,dan diterima sebagai warga kesatuan kelas unggulan esEMa satu pemali.
Ya, itu harapan dan akan menjadi bunga tidur bagi tiap-tiap anak.
Dan pesta pun usai...
Masing-masing dari mereka pun kembali ke kamarnya. Ada yang masih saja membawa suasana pesta ke dalam kamarnya, tapi tak sedikit yang memilih untuk langsung terlelap ke tempat tidur,termasuk juga penulis.

Lega,jelas itu yang penulis rasakan. Penulis tak menyadari (apa sengaja dibuat "lupa"?), bahwa jauh beberapa jam yang lalu, seserang pernah bercerita bahwa akan ada masa di mana setiap orang "mencari-cari" (pada waktu itu yang diceritakan berobjek "sepatu"), dalam situasi yang tak biasa.....
Penulis pun terlelap. Setelah sebelumnya melakukan ritual seperti biasanya, mencuci muka, dan mengoleskan "sesuatu" ke mukanya, setelah itu,bergegaslah ia tidur...
Detik demi detik berlalu. Detak jam beker ternyata tetap tak mampu membuat siapapun terbangun dari jaganya,yang sesekali diiringi oleh "backsound malam" (nyanyian nyamuk, jangkrik di luar, burung yang "ber kakak kakakk" di langit luas,hingga "accapella" dengkuran yang saling bersahut-sahutan),semuanya pecah jadi satu.
Tapi, sesuatu diluar sana, tanpa mereka sadari,kumpulan kekuatan di tengah malam buta, diam-diam mengendap !.
Mencoba saling berkoordinasi untu mengatur strategi,dan memecah kekuatan, semuanya benar-benar tanpa penulis dan lainnya tersadari.

Sampai akhirnya....
DGGarRRR!!!
Prenk1. Bunyi kaca dipukul.
Brakk!!. Pintu pun ikut tergedor.
Kretek-kretek.kretek.Pegangan Pintu terdengar dipaks untuk dibuka.
dan,
Pletz.Gelap.Hitam.Pekat.
"Ayo bangun dek!!! Bangun! Semuanya,gak ada yang masih Tidur!!"
Keriuhan pun tiba-tiba terjadi. Kegelapan tiba-tiba mendera sangat. Penulispun terbangun. Semuanya riuh. Kerusuhankah ? atau kebakaran sedang melanda sekarang ?? (aukh akh gelap).
Tak bisa melihat siapa-siapa, tak ada cahaya, yang ada hanya sorot lampu senter dari seseorang yang penulis rasa,jelas itu bukan teman sekamarnya..
Tapi, ya untungnya...sorot cahaya malam itu menjadi penolong, Thanks God!
"Semuanya, keluar!!! Sekarang, Cepat Dek !!!"
"Sepatuku ??"
"Sandalku ??"
"Hapeku ??"
"Oh may GOd, duitku !!" (???mw kemana bukk ??)
Kalang kabut,kisruh, beradu dengan bunyi pukulan apapun yang terjadi pada saat itu.
"Hei kamu,kenapa masih disitu ?? Jangan Lelet dek !"
Terdengar bunyi derap langkah, yang akhirnya membuat penulis menyadari apa yang sebenarnya sedang terjadi.
"Cie, ada lihat bajuku gak ??"
Seseorang bertanya kepada penulis sambil berbisik. Entah siapa itu.
"Gak tahu,nih aku juga lagi nyari senter. Mau ke kamar mandi,bersihin muka.Ampun d kalau ketaun ma kakak2 gimana mukaku!"
Belum sempat berbalas...
"Kalian,kenapa masih ngbrol ?? Gak kasian ma yang laennya,udah pada nungguin ??"
sebuah suara yang "mengerikan" dan penulis paham siapa pemilik sumber suara itu pun, seolah maikn menambah kengerian pada malam itu.
"Lagi nyari seuatu kak"
"buruan dicari!"
"gimana kak.GELAP TAU!!" refleks yang penulis ucapkan.
"APa ?? Kamu berani ngelawan ??Kamu, nanti menghadap ke saya"
Whats ?? Alamak..gimana aku bisa tahu, kepada siapa ntar aku harus "mengadu" ?? (batin penulis).
Lha wong,orangnya aja aku gak tahu...
Bodo' ah, mampus mampus deh gua,
Penulis dan beberapa orang yang masih tersisa di dalam pun akhirnya memilih untuk keluar.Ternyata,di luar sana, telah menunggu rekan-rekan yang lainnya, yang kini telah berbaris rapi.
"Ini dek, teman kalian ?? Gak kasian liat temanyya udah capek2 nungguin dari tadi,eh dia masih santai2 aja keluar. Atur ketinggian!!!"
Penulis dan beberapa orang tadi pun sontak mencari teman yang selama beberpa hari ini,diluar kepala telah terhapal menjadi "clue" diposisi mana ia harus berada. Geboy,where are u ..?

Ya, seseorang yang telah begitu familiar wajahnya, dan disinyalir dialah manusia bernama beken Geboy, akhirnya menjadi jawaban atas pencarian penulis selama beberapa saat.
"Ok,semuanya,gak ada yang berbicara !! Kalian tahu kesalahan kalian apa dek ??"
Diam.senyap.ketakutan masih mendera di tengah melam yang beranjak ke dini hari buta.
"JAWAB DEK !!!"
sahut-sahutan dari personil "kekuatan kegelapan" yang lain.
"Ngomong dek,bisu ya dek ??"
"Isan, tahu kamu apa kesalahan teman-temanmu ??"
seeorang yang bernama isan yang selalu berdiri di barisan depan paling pojok pun,spontan harus kaget ketiga tiba-tiba saja ditanya oleh seorang wanita berjacket yang tengah memegang sebuah tongkat.
"Terlambat kak"
"Terlambat ?? Yang laen ?!"
"Salah pake baju kak!"
"laen lagi ??"
Kali ini kembali senyap. Bagi yang gak punya nyali, penulis salah satunya, memang sangat aman sekali jika memeilih untuk diam.
"OK,kalian memang terlambat. LELET SEMUA ! Gak ada yang tanggap ! OK kakak-kakak semua,silahakn berada di barisan belakang adekknya. Akan kita beri hukuman apa atas keterlambatan mereka"
"Jalan jongkok,kak" sahut salah satu personil "The power of the Darkness"
"Push UP,kak" (ralat kak,ini mah "jatah"nya astra.batin penulis)
"ScootJam saja kak" sahut yang laen (tulisannya bener gak ??)
"Ok.kakak kakak...harap semuanya tenang. Buat adek2 semua,silahkan ambil "posisi".TURUN...."
"IZIN TOLERANSI KAK !!!" koor anak2 5thGenz.
"SILAHKAN DEK..." koor semua.
Dan dengan spontan pun,karena telah terbiasa, masing dari gerombolan kami (termasuk penulis), telah ancang-ancang mengambil sikap dengan berjongkok, pandangan tertunduk ke bawah, sebelah kaki di bawah,dan sebelah lainnya dalam keadaan berjongkok,dengan tangan diletakkan dibelakang kepala.
"semuanya harus serentak. Gak ada yang berhitung keduluan ataupun telat. Salah satu ada yang pimpin"
Refleks. Tak tahu siapa itu,seorang anak pun berteriak memecah keheningan malam.
"satu,dua,tiga,mulai"
satu,dua,tiga,empat,lima...

Dan hukumanpun berjalan.Kira-kira seperti apakah kehebohan "THE JURIT NIGHT" akan berlanjut ?? Apa selanjutnya yang akan team "THE POWER of THE DARKNESS" lakukan begitu melihat ternyata masing2 dari 5th GEnz masih menggunakan seragam tidur mereka, bukan sebaliknnya "dresscode" seperti biasanya ? Siapakah sebenarnya kakak yang harus dihadapi oleh penulis akibat keberaniannya yang nekat di kamar 5 beberapa detik yang lalu ? Hingga,Sudahkah ia mencuci mukanya yang sudah "belepotan" sesuatu,hingga ia tak menjadi sasaran empuk para kakak2 senor lainnya ??
Kita tunggu kelanjutannya, di episode selanjutnya "3M Between Us.Season 2 Eps 2 di lain kesempatan.
BERSAMBUNG... (by : Ochie 5th)

Jumat, 01 Mei 2009

MOS Asrama yang Ideal

Pertama-tama disampaikan dulu bahwa tulisan ini hanyalah opini pribadi semata, mohon dikoreksi bila ada yang salah. Semua berangkat dari pandangan penulis mengenai MOS asrama yang selama ini kurang tepat. Pertama-tama mari kita coba menelisik apa sebenarnya yang menjadi tujuan dari MOS itu sendiri. Seperti pendapat kebanyakan, MOS pada dasarnya untuk memperkenalkan lingkungan yang baru serta untuk member bekal agar peserta MOS lebih siap menjalani kehidupan di lingkungan baru tersebut. Dalam konteks kita (asrama), berarti MOS mencoba untuk memperkenalkan segala sesuatu tentang asrama serta memberi bekal kepada siswa baru untuk siap menjalani hidup di asrama.

Menurut hemat penulis, sebenarnya poin penting dari MOS ini adalah wadah untuk bisa menciptakan keakraban antar angkatan, lebih mempererat rasa kekeluargaan. Sebab, bukankah selama ini kita selalu mengusung istilah-itilah “kekeluargaan”. Namun, karena metode MOS yang selama ini kurang tepat, menyebabkan tujuan terpenting dari MOS tersebut tidak sepenuhnya tercapai. Adalah aneh ketika MOS harus diisi dengan hal-hal yang cenderung “bermain” fisik. Sebab tentunya kita semua setuju bahwa kita lebih diorientasikan sebagai pekerja otak bukan otot. Tapi, bukan berarti fisik itu tidak penting. Masalahnya, tujuan dari hukuman fisik saat yunior melakukan kesalahan kadang-kadang menjadi tidak jelas, kurang mendidik, terlalu menjunjung tinggi aturan “senior selalu benar”. Terkadang, kesalahan tersebut sengaja dicari-cari oleh senior. Dan, jangan heran bila hal ini bisa meregangkan hubungan antara yunior dan senior.

Tentunya kita semua menginginkan benar-benar ada rasa keakraban, kekeluargaan, dan rasa saling membutuhkan bukan hanya setelah kita menjadi alumni, namun juga saat masih di asrama. Jadi penulis pikir sudah tidak zamannya lagi MOS yang cenderung melelahkan. Mesti push-up lah, jalan jongkok lah, merangkak lah, dan sejenisnya lah. Kalaupun harus ada, setidaknya sesuai porsi, masih dalam koridor yang dibenarkan.

Lalu kegiatan yang seperti apa yang seharusnya diisi pada masa MOS. Usulan dari penulis adalah kegiatan yang lebih bersahabat. Yang sama-sama mengenakan bagi kedua belah pihak (kakak dan adik kelas). Kegiatan dimana tidak ada arogansi dari kakak kelas karena kesenioritasnya. Jadi dirancang kegiatan yang sedemikian rupa dimana tidak perlu bentak-bentakan, teriak-teriak ataupun hukuman fisik yang cenderung tidak banyak bermanfaat. Misalnya kegiatan training motivasi, kunjungan-kunjungan, atau yang semacamnya. Dan ada baiknya kegiatan seperti ramah tamah antar angkatan dan sharing antar angkatan lebih diperbanyak porsinya. Karena hal yang seperti ini lebih baik ketimbang teriak-teriak tidak karuan, disamping juga bisa menumbuhkan kedekatan secara emosional.

Jadi, atas nama kekeluargaan semoga kita bisa bijak mengambil tindakan agar nanti kita tidak ragu untuk bilang bahwa kita adalah keluarga besar KUSMANSA pemali. Mohon koreksi bila ada yang salah, kebenaran mutlak hanya milik Allah SWT. (by : x)

4th & 5th, ChiPEr & Katung "3M (Most Memorable Moment) between Us" Season 1


(Nah, ini postingan dari adik tersayang angkatan 5).
Hallooo...
at last, akhirnya bisa juga ikutan posting di blog ini (the only one dari sekian blog hasil karya anak asrama, yang bagiku terbilang "produktif". Terbukti, setiap berkunjung ke sini, ku always nemuin ide dan cerita segar tiap saat e. So, 4 thumbs Up wat kakak2 4thGenz semuen e (tanpa bermaksud untuk jadi "BerLLE..."(berlebihan:Red)).

Well, sempet bingung juga c,pengen nulis ape. Sebener e pengen upload photo, cuma begitu sadar,kalau koleksi yang kupunya, cuma photo2 angakatanku bai,so niat tu mesti putar haluan dulu (hehee,usul wat adm-nya neh, boleh gak kalau narsis2 angkatan dewe' disini ??^_^) Ok ok...



Ade satu hal yang tergelitik waktu baca postingan e dari adek angkatan 6, tentang kecenderungan di asrama, yang dulu sempat terpikir dalam otakku, cuma,sekian waktu akhir e lupa sendirik.Yakni, pertanyaan "Ngape ge amun sesama "label Bilangan" angkatan selalu cenderung memungkinkan wat deket, i mean, 4th bisa dekat kek 6th, 5th (relatif) dekat kek 3th,or sebalik e (ganjil kek ganjil;genap kek genap) ?"
Ape ni semacam "kutukan", atau sebuah siklus yang dak terputus, bias dari "hukum alam" yang lah terjadi dari mulai angkatan pertame dikukuhkan ?? (wat kakak2 3th ke atas pacak jawab ?)


Ok, tu mungkin pemikiran yang terkesan "ghaib" e, karena, asli_ kehidupan asrama, emang (bagiku) dak bisa terlepas dari hal-hal yang "ghaib" yang berseliweran disekeliling kite (ape ge,aukh akh gelap).
Back to topic: Ade yang pacak ngejawab ??
Dan jawaban versiku adalah,
Ni dak lebih dari efek dengan ade e prosesi ng-OSPEK- meng-OSPEK yang kite alamin, baik di sekolah,lebih-lebih asrama.
So, tulisan kali ni, bukan karena ku nek bahas lebih lanjut tentang ngape kok pacak terjadi kecenderungan kayak tu, hubungan e kek MOS ape,bukan. coz ku yakin, untuk sekelas anak asrama, sangat dak mungkin kalau harus kuntuntun sperti ape maksud penjelasan jawaban e tu.Well...

MOS,
wahh, jadi inget neh dengan "ritual" yang paling memorablle menurutku selame di asrama ni. So, buat adek-adek angkatan bawah yang dak sempat ngerasein MOS versi yang "sebenar"nya, mungkin bakal nganggap kalau "MOS dak lebih hanyalah sekian dari prosedural wat bisa dianggap jadi anak asrama".Tapi, not 4 us ! (ya kan).
Dan tanpa bermaksud untuk ngebanding-bandingin, meskipun jelas beda, tapi emang, MOS angkatan 6 ke atas beda kek angkatan 7 ke bawah,hehehe
Dan untuk angkatanku,jujur, ni lah the only one time dimane bisa nyatuin angkatan 5 kek angkatan 4. kak ?)

Cerita e,
awal e, jujur, ku lah tahu bakal ade, lebih tepat e,sedikit banyak seperti ape gambaran MOS yang bakal kuhadepin begitu masuk asrama ntar (ini ku tahu dari cerita salah satu personil 4th yang juga kakak kelasku waktu esempe).But, realita di lapangan e, banget,nget jauh 180 derajat kebalik dari ape yang kubayangin.
Dimulai dengan pemanasan ritual "penggedoran kamar" mendadak di siang-siang bolong, sekitar abis adzhar di hari pertame MOS (Wah wahh wahh, siapepun yang pernah ngelamin e pasti bakal syok dengan hal ni), dilanjutin dengan berkumpul di depan GSG wat absen sambil baris-berbaris atur ketinggian, sampe prosesi jalan jongkok sambil nyanyi (ku lupa lagu e), yang at last bikin adek2 e sampai MOS inipun selesai digelar, amun nurunin tangga, pasti paha jadi sakit, gara-gara keseringan jalan jongkok. Tapi tu baru hari pertame...

Hari Kedua ??
Ape agik lebih "seru" e,
pemberian name samaran,hahaha...
ni yang bikin beda kite kek MOS2 ditempat laen e, coz pemberian name untuk tiap-tiap orang emang bener2 efektif, dan itu berlanjut hingga jadi panggilan tersendiri kakak angkat ke adek angkat e ,dan sebalik e(tapi dak buatku, coz kutahu betape "gak banget e" (hehehe,piz kak BEW!) arti dari name smaranku yang sebener tu, dan tu kuketahuin untung e, pas ku agik kelas 1 la,so waktu2 "kebanggaan"ku akan name tu dak berlangsung lama.hehehe,matur thanks tapi e wat kak berry yang lah ngasih name e tu).

Di angkatanku, yang name samaran e paling populer, coz sering "dimainkan" pas sesi2 break MOS, yakni
* TITIP dengan "pitit petet e,cari burung,cari burung...DORRR!" (Piz Tip!)
* Mak Itoong e milik Isan (kulupa gaya e)
* Yuli dengan "KepadO kakOk kakOk kitO tercintO, hOrmat GalO- galOOO..." (hahaha, asli, ni selalu jadi obrolan wajib anak-anak kamar 5 astri 1 angkatan 5, amun tengah becerita tentang kehebohan MOS. Ku lupa sape yang ngasih name e)
*Boliu dengan hits e "Botak LIU LIU, tapi SYEW SYEW" (hehehe, asal muasal sejarah panggilan ako boliu neh)
Selebih e ?? ku lupa.he..
well, at least, nama samaran bagiku emang bakal jadi kenangan tersendiri, terutama bagi adek angkatan yang terlibat "affair" dengan si empunya pemberi nama (hayyooo...)

Ok, trus hari ketige e?
eitts, sebelum kucerita tentang klimaks ending e, ku nek cerita luk tentang hal-hal ape yang berkesan dan terjadi selame MOS (asli, bener2 flashback neh)
1. Sessi Tanda tangan
* Pengumpul tanda tangan terbanyak di angkatanku : Rifandi
* Name kakak 4th ter"RIBET" versiku, tapi terbukti juga setauku pas hari H dulu, dan bikin proses tawar-menawar pemberian tanda tangan jadi lama, waktu kena di : Kak Ismi Yuarsanti Gatari (asli,susah ge name e)
* Kakak angkatan yang banyak pertame kali dimintain tanda tangan by 5thGenz : Kak danies,secara paling eksiss...
* Hukuman, lebih tepat e suruhan yang pernah kulakuin demi minta tanda tangan,dan masih kuinget adalah :
a. Disuruh nembak kak TIREX, tapi dengan nelangsanya harus kuterima jawaban "Maaf dek,kakak lah ade tunang...Huhuhu...he..."
b.Ngasih bunga ke kak Tommy, tapi kak tommy malah bilang "kakak gak kembang ni, kakak nek sakura dari jepang" (Ok kak, bakal kuwujudin.Amen)
c. Nyanyi depan kak dimas,cuma kulupa lagu e ape
(sebener agik banyak,cuma kalau maksa wat nginget lebih jauh agik, agik banyak yang mesti kutulis selanjut e. So, kita ke bab selanjut e ok)
2. Punishment be Games session
a. Makan permen dari satu mulut ke mulut laen (amun mesti diulang agik sekarang ??GAKKKKKKK !!!!)
b. Makan mie (mie basi kak ok ??) merk POPMIE, satu cup wat 39 anak 5th Genz, dan itu mesti kebagian semuen
c. Pake sepatu dan kaos kaki yang telah diacak tanpa sepengetahuan kite, dak peduli punya siape, same ape dak, seberape bau e, sampai muat ape dak di kaki kite (dan ini hukuman e, jujur, jadi titik awal dimane ku mulai dak jadi orang penggelik agik di asrama. Thanks Kak ^_^)
d.sesi pemerataan barisan, dimane ade satu kakak yang berlari di lorong kosong antara dua jalur meyamping, dari ujung ke ujung, sambil ngepalin tangan ke depan. So, buat tw, ni lurus ape dak, adek2 e lah benar2 lom baris berbaris e, terbukti sape yang dak meluruskan dengan yang laen e, bakal ngerasain "kepalan dahsyat tu" (dan ku pernah ngerase, T.T.Waktu tu, giliran kak idu yang ngelakuin e )
3. Task for Us
a. Name tag bentuk Love (amun dak salah), astri warne pink, astra biru.Didepan e ditulis name kite, name samaran dan asal esempe.
b. Buku bersampul merah hati wat astri,bitu wat astra, yang digunain wat nyatat materi,lagu2 asrama, plus kolom tanda tangan
c. All made of Tali Rapiah (wat ape ok ? aukh akh gelap)
(yang berhasil kuinget cuma tu)

Klimaks on the Most Memorabble MOS:
1. Sessi "pertarungan" antara angkatan 4 dan 5,
beradu mulut n jotos2an di ruang Les diklat (dan selama prosesi tu,hahaha,ku ketahuan ketawa (coz ku tahu ni cuma sandiwara) bareng kemas,dan parah e, ku ketahuan NGANTUKK ! Asli, tengsin banget pas dipanggil kedepan begitu kita keluar. Disenterin, trus ditanya, dan alasan yang ku pake apa coba ?? NALURI kak,hahaha...ngarang tenan...alhasil, jadi bahan empuk sasaran kakak kakak d. Dan ku...terpaksa,ngeluarin air mate pertameku selama MOS,heheh)
2.Balas Budi' Session
Awal e pas dibilangin kak david n partner e (kak sis amun dak salah) kalau bakal ada "kesempatan" ni, langsung tuh kita2 pada semangat.Lah ngerancangin dengan semangat 45 bakal seperti ape yang kite balik lakuin. Tapi,ape yang terjadi pas dilapangan e ?? NOL GEDE!. Hehhe,pada gak beranian tuh, begitu liatin tampang galak n sangarnya kakak 4th semuen (terlebih kak danies, kak inggrid, kak Ismi,kak Rudal, kak Idu,de el el. Upz,Sorry kak!). Yang sampe tahap bikin kakak2 4th "bergerak" dengar perintahnya,cuma kefi bai.
3.Jurit Malam
hohoho, kalau untuk bab yang satu ni emang butuh tempat tersendiri, coz asli puannjjjaannggg...dan ngangenin banget,mpe bikin nangis, ketagihan, mmpe (jujur) pengen ngulang (tapi ku tahu pasti tu dak kek bakal terjadi agik)
So,berhubung ku nulis ni lah malem, besok ku mesti kuliah,dan mate lah tinggal berape watt,so,ku stop di sini luk ok all readers semuen

Lain waktu dan kesempatan, insyaallah kubakal lanjutin, khusus e untuk versi MOS,kenangan antara angkatan 4th dan 5th yang dak sempat terekspos oleh media asrama.N last, kalau ada salah-salah kata yang menyinggung kakak-kakak,adek-adek,atau rekan sejawat semuen e...ku minta maaf, "me,just me,the ordinary person,guys..."
So,tetap semangat wat berkarya. Sejauh apepun kite melangkah, almamater kite emang dak bise kite tanggalkan.
Never Give'Up !

Yogyakarta, 30 April 2009
23: 53 in the gallery of my inspiration,kamar kos dan blogku :seetapunyablog.blogspot.com
(by : Ochie 5th)